SAJINGAN BESAR – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, eskalasi aktivitas di gerbang perbatasan negara mulai menunjukkan peningkatan drastis. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk yang berlokasi di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, mencatatkan tren kenaikan volume pelintas yang didominasi oleh arus masuk Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia.
Berdasarkan data terbaru, pergerakan signifikan terpantau sejak awal pekan Maret 2026. Jika pada Senin (9/3) jumlah pelintas berada di angka 709 orang, angka tersebut melonjak tajam menembus 1.055 pelintas pada Rabu (11/3). Tren ini diprediksi akan terus merangkak naik seiring keinginan masyarakat untuk merayakan hari raya di kampung halaman.

Puncak Arus Mudik di Perbatasan
Mayoritas pelintas merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali dari arah Malaysia. Tercatat pada pertengahan pekan, sebanyak 811 WNI terpantau masuk ke tanah air dalam satu hari. Pihak pengelola PLBN memproyeksikan puncak gelombang mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran, di mana volume pelintas diperkirakan mencapai titik maksimal.
Guna mengantisipasi kepadatan tersebut, unsur CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security) telah memperkuat koordinasi lintas sektor di zona penunjang PLBN Aruk. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses administrasi dan pemeriksaan barang bawaan tetap berjalan optimal meski terjadi penumpukan massa.
“Pengamanan Idulfitri memerlukan dukungan penuh dari seluruh stakeholder, mulai dari TNI, Pemerintah Daerah, hingga tokoh masyarakat. Fokus kami tidak hanya kelancaran lalu lintas di perbatasan, tetapi juga stabilitas Kamtibmas di pemukiman dan tempat ibadah,” tegas Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo.
Kesiapan Jalur Laut di Pelabuhan Sintete
Selain jalur darat, geliat mudik juga mulai terasa di Pelabuhan Sintete. Calon penumpang mulai memburu tiket kapal untuk rute R-9 yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kepulauan Riau, termasuk tujuan Serasan hingga Tanjungpinang.
Dalam tahap koordinasi dengan pihak kepolisian, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sintete kini memperketat pemeriksaan kelaiklautan armada kapal serta pengecekan barang bawaan penumpang. Upaya ini merupakan prosedur standar untuk menjamin keselamatan pelayaran selama musim mudik berlangsung.
- Layanan Keamanan: Kepolisian mengimbau pemudik memanfaatkan layanan Call Center 110 jika menemukan gangguan keamanan.
- Kesehatan: Pemudik disarankan tetap menjaga kondisi fisik selama perjalanan jauh dari Malaysia maupun lintas pulau.
- Kepatuhan Aturan: Pastikan seluruh dokumen perjalanan dalam kondisi lengkap untuk mempercepat proses di imigrasi.
Dengan sinergi ketat antara aparat dan pengelola infrastruktur, diharapkan arus mudik di Kabupaten Sambas tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali hingga hari kemenangan tiba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar